Liburanku Yang Paling Berkesan: Italy, I'm so in love!

Sunday, September 21, 2014 JS Hanniffy 4 Comments

Berlibur kenegeri si Chiao Bella Italia adalah hal yang sangat kuimpikan sejak lama. Bagaimana tidak, negri ini memiliki hampir semua yang wanita inginkan: Fashion, kuliner, dan art-nya. 

Liburan kali ini menjadi istimewa karena suami dan kelima temanku dari Dublin ikut serta dalam liburan ini. 

Mengingat usia kami yang semuanya hampir mendekati empat puluhan, liburan rame-rame ini membawa kembali kenangan saat usia diawal duapuluhan, dimana aku dan sekawanan penyuka travel berpetualangan dari satu daerah ke daerah di Indonesia, berkeliling ke negara Asia Tenggara. Sungguh, pengalaman backpacking yang takkan terlupakan.

Perjalanan ke Italia di mulai dari kota Dublin, si ibukotanya Irlandia. 

Dan inilah kisah liburanku itu ....

Welcome to Bologna!
Bologna adalah tujuan kota pertama kami. Merupakan penerbangan yang cukup singkat dari Dublin ke Bologna karena hanya memakan waktu kurang lebih empat jam. 

Tiba di bandara Bologna, kami menuju ke Immigration office untuk pemeriksaan paspor rutin. Dari ke tujuh diantara kami, hanyalah akulah yang berpaspor Warga Negara Indonesia.

Pemeriksaan paspor warna hijau ini dilakukan cukup cepat dan tidak bertele-tele. Mungkin karena sipetugas melihat banyaknya stamp dipasporku yang menempel satu sama lain seperti ukiran kayu Jepara, iapun memberikan stamp kedatangan tanpa bertanya apapun.


Setelah pemeriksaan paspor kami menuju penyewaan mobil. Rencana kami adalah berkeliling empat kota di Italia dengan mobil selama satu minggu. 

Harganya lumayan murah kalau untuk liburan bergroup ini, sekitar kurang lebih Rp 7 jutaan permobil untuk satu minggu, dan mobil yang disewakan lumayan bagus dan besar.

Dengan berbekal map kami menuju kota Bologna, karena berencana hanya seharian saja di kota ini, kamipun mencari Jalan yang lebih singkat. 

Baru saja duapuluh menit meninggalkan bandara Bologna ternyata kami sudah nyasar mencari jalan perkotaan Bologna. Alhasil, kamipun berputar-putar di tempat yang sama selama kurang lebih satu jam.

Nyasar itu sudah biasa kalau dalam sebuah perjalanan apalagi kalau tempatnya belum pernah kita kunjungi sama sekali. Kalau nyasarnya rame-rame di kota asing tentunya seru sekali, ditambah kalau kita tidak mengerti bahasa lokal, kebayang hebohnya liburan ini.

Karena mengejar waktu, kami memutuskan untuk hanya makan siang saja di Bologna. Makan siangpun dilakukan dengan singkat disebuah perhentian istirahat. Selanjutnya kami menuju kota
Tuscany yang cantik itu ....

The beauty of Tuscany
Perjalanan menuju Tuscany sangat mulus tanpa hambatan. Kira-kira satu jam lebih kami sampai disebuah pedesaan yang bernama Tenuta Quadrifoglio. 

Tenuta Quadrifoglio memberikan pemandangan yang sangat menyejukkan mata dan hati.
Tanah berhektar-hektar membentang luas dengan hamparan bunga-bunga cantik penuh warna, pohon zaitun yang tumbuh dimana-mana serta perkebunan dari segala macam jenis menghiasi luasnya tanah yang tanpa batas itu: ini bukanlah pemandangan biasa. 



Sampailah kami bertujuh pada sebuah villa cantik yang dikelilingi oleh pandangan yang menakjubkan itu.

Karena hari menunjukkan pukul empat sore dan cacing-cacing di perut kami sudah bernyanyi, kamipun segera melakukan check-in ke villa.

Villa dimana kami tinggal cukup jauh dari keramaian, apalagi perkotaan, jadi kami harus mengendarai mobil sekitar 30 menit kekota.

Selama dua malam dua satu hari Tuscany, ada beberapa tempat yang kami kunjungi. Salah satunya adalah sebuah castle yang berada ditengah kota.

Castle ini lumayan ramai dengan para turis lokal maupun manca negara. Selebihnya, mayoritas pengunjung lebih menikmati pemandangan cantiknya Tuscany.Setelah dua malam diTuscany kami melanjutkan perjalanan ke kota lainnya, yaitu kota dimana para mahakarya dunia dilahirkan, Florence .....

Me & Florence
Florence. Bau sejarah sudah tercium saat kaki menginjakkanya dikota ini. Begitu menganggumkannya kota ini, membuat bulu kuduk berdiri merasakan betapa hidupnya kota ini dengan mahakaryanya yang mendunia. 

Patung Michelangelo yang berdiri tegap didepan sebuah bangunan tua menjadi pusat perhatian para pengunjung, dikota inilah karya besar beliau dimuseumkan. 

Kisah tentang dewa dan khaisar seakan kembali hidup dengan adanya patung-patung yang besar dan tinggi berjejer satu sama lain. 

Setiap sudut dikota Florence yang ada seakan memiliki sejarah dan kaki kaki ini tidak henti melangkah memasuki bangunan tua satu ke bangunan yang lainnya.

Seperti Duommo tua yang menjulang tinggi dengan lukisan yang menggambarkan keagamaan dari seluruh dindingnya membuatku terkesima hingga lupa dengan ratusan tangga yang telah kulewati.



Namun, keletihanku terbayar sudah saat kami bertujuh tiba disebuah loteng di atas Duommo itu. Pemandangan dari atas kebawah yang membentang dihadapanku telah menghapus semua lelah ini.

Tidak ada satupun sudut bangunan yang terlewat dikota mahakarya ini, semua sudut sudah 
kami jelajahi.

Finally, Milano!
Milan terkenal sebagai kota fashion, dikota inilah para designer dan photo model internasional menunjukkan kebolehannya. 

Jejeran fashion design ternama seperti Louise Vuitton, Gucci, Prada, Chanel, Hermes,YSL, dan merk ternama menghiasi sepanjang jalan kota Milan ini. Paduan yang hidup diantara bangunan bersejarah dan popular design menjadikan kota ini nampak cantik dengan keunikannya. 

Selain terkenal dengan fashion, kota Milan juga popular dengan klub Bolanya yang bernama AC Milan. Karena mengejar waktu kami hanya melewati stadium bola ini saat menuju bandara Milan.

Milan juga menyimpan sebuah mahakaryanya Leonardo Da Vinci, yaitu The Last Supper. The Last Supper paling banyak diminati oleh turis, dan museumnyapun berlokasi tepat dipusat perkotaan Milan.

Banyak hal menarik yang kami lihat selama liburan yang singkat itu. Dari fashion, pertanian, kuliner dan karya-karya seninya yang spektakuler menjadikan negeri ini hampir seperti negeri dongeng.





Terutama kuliner Italia yang cita rasanya bernuansa medeterian. Menu salad yang lengkap dengan sayuran, telur serta tomato cherry lalu ditaburi olive oil dan buahnya sering dijumpai dihampir setiap menu restoran diItalia terutama di Kota Milan. Karena menu ini memang sangat lezat dan tentu saja sehat! 

Setiap tempat baru yang kita kunjungi selalu memberikan kenangan tersendiri, begitupun dengan liburanku di Italia yang hanya satu minggu ini namun telah memberiku seribu impian tentang segalanya.

Italy, I'll be back. 




4 comments:

Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.

Tentang Status Yang Marah-marah Itu

Friday, September 12, 2014 JS Hanniffy 0 Comments

Statusnya singkat tapi cukup mengundang beberapa temen dekat bertanya-tanya, ada apa gerangan dengan diriku ini. Sapaan datang dari whatsapp, messanger, maupun SMS.

Pasalnya diri yang manis, cantik, dan baik hati ini tidak biasanya menulis status gono-gini yang enggak jelas arah jarumnya.

Itu karena dia. Iya dia. Dia yang sudah kubela mati-matian begitu mudah khianat.

Sakit hati tak tertahan. Kulempar saja ke Facebook. Biarkan dia membaca. Semoga tenggelam dalam lautan kemarahanku.

Atau kulempar kesini, blogku tercinta. 

Tidak ada yang lebih baik dalam hidup ini dari pada menjaga sebuah kepercayaan. Cobalah tetap terpercaya karna kepercayaan itu mahal harganya. 

BerMake Up Party Sehari-hari? Berani Gak Ya?

Wednesday, September 10, 2014 JS Hanniffy 5 Comments

Beberapa dua bulan terakhir ini saya lagi sering ber-explore ria dengan make up. Make up yang eksentrik atau memancarkan penuh warna menjadi idaman saya saat ini. Pada tahun 80an make up eksentrik  membooming dan digemari para artis Hollywood papan atas.

Pada saat ini make up 80an diidentikkan dengan wanita berusia 50an padahal pada masa tahun ketenarannya banyak dari kalangan remaja muda memakainya. 

Sebenarnya make up ini masih cocok untuk digunakan oleh para wanita muda era digital seperti sekarang, tetapi tentunya ada pemerhatian khusus dalam pemakaiannya. Make up ini juga sangat cocok untuk digunakan pada saat party atau ceremony. 




Bagi yang suka ke party, perhatikan untuk warna make up dan pakaian yang akan dipakai, lebih jika penggunaan make up senada dengan warna baju yang kita pakai. 

Untuk make up party biasanya wanita lebih menyukai warna cerah, terutama pada siang hari. Meskipun malam hari ini disarankan untuk memakai warna yang lebih kalem tetapi warna cerah juga masih bisa digunakan, asalkan pemakaian warnanya yang tidak terlalu mencolok seperti warna yang bisa digunakan pada siang hari. 




Penggunaan make up yang benar atau salah porsinya tentu akan membuat seseorang terlihat cantik bahkan menakutkan. Nah, ada baiknya berkonsultasi dengan seorang ahli kecantikan untuk pemakaian soal make up yang benar.

Kalau untuk make up, saya sendiri memerlukan arahan. Saya termasuk tipe wanita yang kurang menyukai make up yang mencolok. Tapi nampaknya make up yang terlalu sederhana jika dipake ke party atau saat kondangan nampak seperti tidak memakai make up sama sekali.

Nah, untuk make up party saya berdiskusi dengan seorang art designer, Liesna Shaw. Beliau selain seorang stylist untuk make up, juga menguasai tentang dunia fashion, terutama fashion didunia batik dan kebaya tradisional.

Intinya, saya suka pemakaian make up yang sesuai dengan bentuk wajah dan karakter saya :D.

Jkt, 1443-100914














5 comments:

Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.

Kencan Pertama Dengan Chef Bara :D

Tuesday, September 09, 2014 JS Hanniffy 2 Comments

Kamis pagi sekali aku sudah mulai menyibukkan diri untuk siap-siap berangkat ke sebuah event. Undangan yang datang sebulan lalu dari Mrs Liesna Shaw disambut dengan sangat sukacita olehku dan sekawanan makhluk cantik.

Undangan ini diperuntukkan untuk kaum hawa khusus buat acara memasak. Event ini ternyata menggandeng Majalah Pesona, salah satu Majalah yang cukup terkenal diIndonesia, dan diadakan diMadera Kitchen yang berlokasi didepan Hero Kemang. 








Ternyata event memasak yang di dominant kaum hawa ini dipimpin oleh seseorang dari kaum adam, seorang chef yang cukup kondang diIndonesia, yaitu Chef Bara. Chef Bara adalah juga seorang penyiar radio yang suaranya kerap didengar setiap jam empat sore di radio DeltaFM diacara SoreSore Seru.  

Dalam acara memasak Chef Bara membawakan resep masakan Belanda, sebuah negri yang konon menurut beliau pernah ditinggalinya cukup lama.






Berbekal tiga resep masakan Belanda yang mungkin belum pernah ibu-ibu cantik mencobanya di rumah, Chef Bara membantu tekhnik cara mencampur adonan masakan. 

Diantara ketiga resep yang nampaknya lezat itu, resep desert berdasar nasi putihlah yang menurutku paling sangat menarik. 

Akhirnya setelah hampir dua jam, semua kelompok menyelesaikan ketiga resep masakan Belanda ala Chef Bara. Kamipun mengakhiri acara dengan menyantap hasil masakan kami sendiri. Oh ya, plus ditambah masakan pastas ala Madera Kitchen. 

Jkt, 11.55-090914




2 comments:

Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.

Menjelajah Festival Kuliner Serpong Bareng Blogger Jabotabek

Tuesday, September 02, 2014 JS Hanniffy 5 Comments

Enaknya menjadi seorang blogger itu adalah sering sekali diundang ke acara-acara yang menyenangkan. Siapa yang tak suka diundang keacara yang menyenangkan karena selain menyenangkan nilai plus manfaatnya juga bisa dirasakan langsung oleh para blogger. Salah satu undangan blogger yang baru-baru minggu ini dihadiri adalah berkunjung ke Festival Kuliner Serpong (FKS).

Kopdar bareng para Blogger
Tentunya untuk para blogger pecinta kuliner tidak akan melewatkan kesempatan undangan yang jarang ada ini. Selain makanannya, alasan lain untuk mengunjungi FKS adalah karena kuliner ini memiliki tema yang tidak biasa.

FKS menunjukkan ciri khas tersendiri dengan membawakan warna warni budaya Sulawesi. Hal ini terlihat dari bangunan rumah adat Sulawesi yang menghiasi area wisata Kuliner Serpong.

Aneka ragam makanan Sulawesi dan Nusantara
Harga makanannya termasuk relative murah dan tidak menguras kantong. Seperti contoh sate lilit Bali yang lokasinya disebelah kiri tidak jauh dari pintu masuk.

Sate lilit satu porsi yang berisi Lima tusuk seharga Rp 50,000 ini memiliki cita rasa lezat dan asli Bali. Satu porsi sate lilit tanpa nasi sudah cukup membuat kita kenyang dikarenakan ukuran satenya yang lumayan padat dan besar.  Porsi sate juga bisa ditambahkan dengan nasi ungu , yaitu nasi yang dicampur dengan ubi-ubian. Rasa nasi ungu ini lumayan nikmat dan unik karena rasa manis alami yang berasal dari ubi-ubian.




Untuk makanan Sulawesi berlokasi agak sedikit paling belakang, terutama untuk soto makasar  dan es palubutung. Es palubutung yang termasuk cukup banyak peminatnya, dengan harga satu mangkok Rp 25,000 kita sudah bisa menikmati minuman khas Sulawesi ini.

Jajanan ngemil juga tidak kalah peminatnya, tape uli bakarnya asal Betawi ini termasuk cemilan yang digandrungi para pengunjung. Rasa uli bakar yang gurih ini sangat nikmat jika dimakan bersamaan dengan tape bercampur ketan yang sedikit asam. Harga dari tape uli ini bervariasi, mulai dari Rp 7,000-Rp 20,000/porsi.


Cara pembayaran 
Sementara untuk pembayaran makanan di FKS dilakukan dengan sebuah kartu yang diisi dengan sejumlah uang yang kita inginkan. Untuk menghindari antri diloket sebaiknya kartu diisi dengan jumlah yang cukup.

FKS juga bekerja sama dengan Permata Bank. Nah, bagi pengguna Kartu Permata Bank dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dengan membeli kartu berisi voucher Rp 500,000 maka akan mendapatkan ekstra Rp 100,000. Keuntungan ini juga diperuntukkan khusus bagi member SMS Friendship Card. 

Berhubung kartu FKS ini tidak bisa diuangkan maka pengunjung diharapkan untuk membelanjakannya dengan sebaik-baiknya sesuai dengan jumlah uang didalam kartu.


Lokasi yang strategis
FKS bertempat di Sumarecon Mall Serpong (SMS)  yang mana lokasinya cukup mudah ditempuh oleh pengunjung diwilayah sekitar Jabotabek. Akses toll menuju SMS dan area yang bebas macet di sekitar SMS mempercepat pengunjung untuk tiba dilokasi. 

Jam operasional FKS memiliki waktu yang berbeda. Dari Senin sampai Kamis dibuka jam 16.00-22.00 WIB. Sementara Jumat dibuka dari jam 14.00-23.00 WIB. Sedangkan hari libur atau weekend memiliki waktu yang lebih panjang, yaitu dari jam 11.00-23.00 WIB.

Untuk pergi ke Festival Kuliner Serpong ini paling enak dinikmati bersama keluarga atau teman-teman dikarenakan memang suasananya yang sangat menyenangkan untuk ber-hang out ria. 

Biasanya semakin sore pengunjung semakin ramai, terlebih lagi pada saat weekend namun Kenyamanan juga bisa tetap dirasakan walau ditengah keramaian jika kita selalu menjaga lingkungan tetap bersih. Membuang sampah pada tempat yang telah disediakan adalah contoh kecil dari kenyamanan. Dan, tentunya menghormati pengunjung yang lainnya. 

5 comments:

Nice saying shows your character but that doesn't mean you can criticize. You can still do both in nice and polite way.

Blogger since 2008, writing with a fresh perspective.

Twitter Feeds